kasih tak sampai 4
KASIH TAK SAMPAI 4
sudah beberapa hari ini indah sudah tak masuk sekolah, entah kemana dia, apakah dia masih marah padaku masalah kemaren?, aku bergumam di sepanjang perjalanan menuju sekolah.
Al..!!!.. seperti ada yang memanggilku, ternyata si anton. ada apa sih ton?.. ada kabar sedih al!!, dia ngos-ngosan seperti orang yg berlari jauh, kau kenapa sih ton, coba tarik nanaf dulu tenang dulu baru cerita semuanya. aku menenangkan anton yang merasa gelisah dan syukur dia sudah mulai tenang dan mau bercerita. ada kabar sedih buat kamu!!. kamu dari tadi kabar sedih terus, memang ada apa sih ton??, aku penasaran, indah al... indah..!!! anton merasa cemas ada apa dengan indah? memang dari kemaren dia ndak pernah masuk sekolah, memangnya ada apa dengannya? aku sudah mulai cemas dan takut ada apa-apa dengan indah. indah dari kemaren masuk RS al., katanya dia sakit, tapi entah dia sakit apa aku kurang tau, aku ke sini mau ngajak kamu untuk menjenguknyaaaaaaa!!.anton hampir terpeleset. kamu tau dari mana kalau indah sakit? tanyaku, aku sambil memeganginya, dari tetanggaku
Ning..ning..ning.. bel pun sudah berbunyi beratanda pulang sekolah. aku langsung menemui anton dan kami bergegas ke rumah sakit tempat indah diraawat saat ini. dan benar, indah terbaring di sana dengan keadaan yang berbeda, badannya yang sudah kurus nyaris tidak mengenalinya, tapi wajahnya masih terlihat cantik. aku dan anton menghampirinya yang sedang disuapi oleh perawat. asslamualaikum!!!. ku buka pintu kamar bersama anton dan benar, indah snagat terkejut dengan kehadirran kami bedua. dia seperti orang ketakutan melihat kami, indah gimana kabarmu? kamu sudah lama tidak masuk sekolah dan ternyata kamu sakit. kenapa tidak memberitahu kami,?dia masih terdiam dan tidak merespon perkataan ku. kamu sakit apa in???. dia sudah berbalik ke arahku tapi kenapa dia bersedih??. dia menangis. kenapa, ada yang salah lagi dari pertanyaanku?. in kamu kenapa nangis?. pergi al.. pergi kalian dari sini aku bukan teman kalian lagi, jangan pernah datang ke sini lagi... pergi.. dengan histeris dia berteriak pada kami. ada apa dengan indah. in.. in.. tenang.. tenang, kami menjengukmu, kita sayang padamu in. kenapa bicara seperti itu. anton mendekati indah dan menenangkannya. jangan dekat-dekat denganku.. pergi kaliaaannn.... kami menyerah dan kami pun keluar dari ruangan, indah masih di tenangkan oleh perawat disitu. kami sengaja menunggu perawat di kamarnya indah keluar, dan kami menghampirinya, sus sebentar sus!!. aku memanggil suster tadi. sebenarnya indah sakit apa sus??. maaf mas saya tidak bisa memberitahu. karna ini adalah privasi pasien, dan ini tugas saya.jawab suster tadi. suster tetap tidak mau memberitahuku mengenai penyakitnya. aku masih heran saja kenapa indah begitu sedih ketika aku menanyai tentang penyakitnya tadi. al...!! ada apa ton?? ada ibunya indah. dan memang benar ternyata ibnya indah ada di sini. ibunya indah mulai menghampiri kami. nak aldi dan nak anton habis dari mana?? tanya ibunya indah, kami habis menjenguk indah bu, ibunya indah langsung kaget. kenapa bu? tidak apa nak al, kalian sudah bertemu dengan indah? iya bu, tapi kami di usir sama indah. ibunya indah menuju kamar rawatnya indah yang sedang tidur dan melihat indah dari kaca pintu. nak aldi dan nak anton... kemarilaah. kami menghampiri ibunya indah. apa kalian sudah tau banyak tentang indah? iya tante. tapii memangnya indah sakit apa tan?.aku mulai penasaran tentang penyakitnya indah. sebenarnya indah mengidap penyakit yang sangat menyakitinya nak, apa itu te?. indah mengidap penyakit HIV. Aku dan anton langsung kaget da syok mendengar pengakuan dari ibunya indah. bagaimana bisa te? kenapa sampai begini? aku benar-benar syok. orang yang aku cintai terbaring lemah dengan tubuh kurusnya bagaiman mungkin ini bisa terjadi setauku indah anak yang baik, aku mulai menanyai perihal penyakitnya." awal mulanya indah sekolah di SMA negeri di jakarta nak, dia dulu bergaul dengan teman-temannya itu, pada suatu saat, indah menangis di kamar dan tidak mau keluar kamar, tante hawatir nak, dan tante langsung membuka pintunya dengan kunci cadangan, indah waktu itu pingsan, tante benar-benar hawatir, wajahnya sangat pucat, tante langsung membawanya kerumah sakit. waktu itu tante di panggil oleh perawat disana untuk menemui dokter yang menangani indah. tante syok, tante tidak terima dengan semua ini, dokter menyatakan bahwa indah hamil.benar-benar tidak bisa di percaya". lalu bagaimana te? " setelah bebrapa bulan, perut indah semakin mebesar, terpaksa dia tidak sekolah, dan tidak ada yang tau tentang kehamilannya, indah kehilangan bayi yang dikandungnya, dia jatuh dari tangga dan dia keguguran, dia syok dan sudah pasrah dengan hidup ini, dia merasa sudah hancur, disaat ibu sedang menemani indah, dokter memanggil tante, dan.... hik hik hikk... " ibunya indah menangis. tante.. tante bersabarlah pasti ada hikmah dari semua ini te. anton dan aku menenangkan ibunya indah, dan akhirnya ibunya indah melanjutkan ceritanya. " tante benar-benar tidak terima nak dengan semua ini, harus ada balasan dari semua ini, setelah itu dokter menyatakan indah mengidap penyakit terkutuk itu. tante bingung harus menjelasakn pada indah bagaimana. perawat membantu tante untuk menjelaskan perihal penyakitnya pada indah. dan hancur... indah benar-benar putus asa dia sudah mau mencoba bunuh diri, dan suatu saat ketika keadaan sudah mulai membaik indah ingin melanjutkan sekolahnya tapi bukan di jakarta. kami pindah ke kota ini nak, agar indah bisa tenang, nak indah menceritakan semuanya pada tante bahwa dia mempunyai teman yang baik yatu kalian. tapi dia mencintaimu nak al.... " ibunya indah mulai meneteskan air mata kembali. aku juga mencintainya te. gumamku dalam hati. ibunya indah melanjutkan kembali." tapi indah tau nak, mencintaimu itu adalah mustahil, dia tau kalau umurnya tidak akan lama lagi. tapi setidaknya dia merasakan mempunyai teman yang benar-benar perduli padanya. "aku dan anton sangat salut pada indah te, kami janji kami akan mengembalikan semangatnya te. aku dan anton memberi semangat kapada ibunya indah.
Aaaalll...... !!!!!. iya bu?? di panggil ayahmu. iya sebentar aldi pakek baju dulu. aku bergegas memakai seragamku dan langsung menemui ayah di ruang tamu. iya yah.. ada apa?. nanti pulang sekolah ikut ayah. kemana yah? ke rumahnya sari. deg... sari.!!. jantungku.. iisshh ada apa dengan jantungku. ngapain ke sana yah?. nanti kamu akan tau sendiri, habis pulang sekolah langsung siap-siap nanti ayah tunggu. baik yah!.
selang berapa jam bel sudah berbunyi dan aku langsung pamitan pada anton. mau kemaaa...?. belum sempat menyelesaikan ucapannya aku langsung jawab. di tunggu ayah.
Assalualiakum..!!! buuuk... ayah mana?. waalaikumsalam. ayahmu di kamar nanti ibu bangunkan. saut ibuku dari dapur yang sedang memasak makan siang.
memangnya sari ada di rumah?? kenapa ayah mau kesana? hadduuuh positif thinking al.. gumamku sambil mencari-cari baju .
Aaaallll.... sudah siap??? iya yah sebentar aldi turun.ketika aku sampai bawah kau terpelongo pad ibu yang berpenampilan beda. loh ibu juga ikut??.. tanyaku dengan ekspresi entah seperti apa hehe. iya dong al, ini kan acara keluarga, penting pula. semakin membingungkan
Tok...tok..Assalamualaikum! assalamualaikum! iya awaalaikumsalam, iya sebentar. ada jawaban dari dalam rumah,pintunya pun terbuka.iya pak buk waaalikumsalam, silahkan masuk pak bu dan aldi, tante nadin tersenyum padaku. silahkan duduk dulu, saya panggilakan bapak dan sari duli, haaah.. sari, buk!! sari pulang dari pondok?? tanyaku pada ibu di sampingku. iya baru kemaren dia pulang karna ada acara keluarga. sebenarnya acara apa sih bu? penentuan tanggal pernikahanmu, loh...loh.. nikah!!!. kaget tercengang tak tau seperti apa wajahku, ssstttttt... ibu malah menyuruhku diam.
Assalamuaaikum pak ardi!! waalaikumsalam pak adam. sapa ayah dan om ardi.silahkan duduk. nikamti dulu hidangannya. selang berapa menit dari percakapan, maka inti dari percakannya sudah mulai. jadi bagaimana pak? apa tanggal yang kemaren kita bicaraan itu sudah bisa di setujui? tanya om ardi, kalau saya dan istri sudah cocok dengan tanggal itu pak, dan tanggal itu sudah sesuai prediksi, aldi masih ada di sini belum berangkat ke surabaya. baiklah pak kalau begitu. saya dan istri juga demikian, jadi sekarang kita tinggal tanyakan pada calonnya, om ardi sedang merayuku dan entah dari mana munculnya, ternyata sari berjalan menuju ke arah kami. naaahh... yang perempuan sudah datang,mereka tersipu malu sepertinya. om dan tante nadin menggoda kami. tawa menghiasi percakapan kami. jadi bagaimana nak sari, apakah kamu siap hidup bersama sebagai istri aldi?. sari hanya terseyum, dan melihat ke arahku, aku canggung dan langsung membalas senyuman manisnya. artinya iya dong?? tanya ayahku.iya om saya bersedia. jawab sari tersipu malu dengan pipi merahnya. alhamdulillah, bagaimana denganmu nak?? tante betanya padaku, insyaallah saya siap te. alhamdulillah. semoga kalian bisa menjadi pasanagan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Tanggal perniakahanu sudah di tentukan dua hari lagi, 18 januari 2009, tapi bagaimana bisa, cintaku masih ada untuk indah, tapi sari.. entah kenapa sari begitu teduh bagiku, terasa nyaman ketika ada dia. indah... semoga kamu baik-baik saja di situ.
paginya aku menemui anton untuk ku ajak ke rumah sakit menemui indah.
setibanya di rumah sakit aku di tabrak oleh troli yang di atasnya terdapat mayat.astaghfirullah..!!. awas ton. kami melanjutkan lankah kami ke kamar indah. tapi..... ada apa ini.. indah kemana? kenapa ibunya indah menagis di atas kasur yang di tempati indah? indah kemana?... tante.!! ada apa ini te? indah kemana? pertanyaanku tak di ubris satupun oleh ibunya indah dia hanya menyodorkan kertas pada ku. dan ternya kertas itu dari indah.
" bu... maafkan indah yang selalu menyusahkan ibu selama ini, mempermalukan ibu, indah sangat menyayangi ibu, tapi indah tidak mau terus menerus membebani ibu dengan kondisi indah yang sekarang, sudah cukup ibu menderita karena indah selama ini, terima kasih sudah melahirkan indah dan merawat indah sebaik mungkin terima kasih sudah menjadi ibu yang paaling baik buat indah, buu... indah tidak menyesal melakukan smeua ini, mungkin memang ini jalan satu-satunya, dengan tidak adanya indah, indah merasa ibu sudah tidak ada beban lagi
dan buu... sampaikan pada aldi. bahwa indah juga sangat mencintainya, tapi indah sadar bu indah tak pantas baginya, sampaikan ucapan terima kasihku padanya bu, aku sangat mencintai kalian semua.. dan sampaikan ucapan permohon maafanku padanya bu, indah tidak marah ataupun benci sama aldi, indah sangat sangat mencintai andi, indah sayang kalian...." air mata tak terasa menetes di pipiku, aku terlambat mengatakan semuanya pada indah aku juga sangat mencintainya. sekarang aku hanya bisa mendoakanmu indah, aku sudah tak bisa bertemu denganmu lagi, tidak bisa melihat senyummu lagi, semoga allah mengampuni dosa-dosamu dna di terima disisi nya. ledakan doa dalam hatiku, benar-benar tidak bisa di percaya, tapi aku belum tau diamana jenazah indah sekarang, tante.. dimana sekarang jenazah indah te? tanyaku pada ibunhya yang bungkam karna tangisannya, dia sudah di bawa oleh perawat nak untuk dimandikan dan di kafani, jenazah indah akan langsung dibawa pulang. tangisan meledak ketika ibunya indah melihat jenazah anaknya yang sudah du kafani dan sudah mau du bawa plang oleh keluarga, air mata masih menetes di pipiku, aku tak mau indah melihat orang yang dia cintai bersedih. aku harus kuat. setelah usai pemakaman aku pulang dengan anton.
18 JANUARI, 2009
Suara music islamic ynag merdu dari berbagai sudut halaman rumahku, ya.. hari ini adalah hari yang bersejarah di hiduku yang pertama kalinya, para tamu sudah datang dan mempelai wanita dan pria sudah ada mari kita mulai ijab qobulnya, intruksi peghulu pada semua saksi tamu undangan. dan alhamdulillah aku dan sari sah menjadi suami dan istri, doa'-do'a dari bapak penghulu dan semua tamu mengheningkan suasana dan menyadarkan kita akan kekuasaan allah dan nikmat-nikmat yang di berikan.
setelah pernikahanku sari tinggal di rumahku dan aku harus ke surabaya untuk melanjutkan pendidikanku ke unversitas, berat rasanya meninggalkan istri yang sudah hamil tua. " dek, kamu baik-baik di sini ya, mas insyaallah kalua sudah liburan akan pulang untuk adek dan anak kita". cakapku pada sari dan tersenyum padanya, iya mas, mas hati-hati juga di kota sana sari disini selalu mendo'akan mas. ku kecup kening istriku.
ting..ting.. ting.. ponselku berbunyi, ternyata ibuku menelfon, Asslamualaiku, ada apa bu? tanyaku. isrtimu melahirkan al, kamu bisa pulang sekarang dari surabaya? sari menunggumu. dia tidak mau kerumah sakit, kasian dia kesakitan.jawab ibu di sebang sana. apa??? sekarang ibu dimana?, ibu masih di rumah, ibu bingung, sari tidak amu ke rumah sakit. ibu tolong berikan ponselnya pada sari, aku akan bicara padanya, baiklah
" hallo Assalamualikum, sayang dengerin mas ya.. mas akan pulang sekarang, tapi mas mau sari ke rumah sakit sama ibu ya, mas gak mau terjadi sesuatu pada sari." cakapku, maaaaass.... pulanglah mas, sari butuh mas, astaghfirullah, eeh" sari menjerit kesakitan smabil menyebut nama allah
Sesampainya aku di rumah sakit, aku langsung menuju ruangan persalinan istriku, di sana sudah ada ibu dan ayahku dan juga mertuaku. buk.. sari di dalem? tanyaku, akhirnya kamu datang juga nak, cepatlah masuk, sari menuggumu, baiklah bu.
apakah anda suami dari ibu sari? tanya perawat yang barusan kluar dari ruangan. iya bak. bagaimana istri saya?. anda bisa masuk untuk membantu jalan persalian baik bak.
sari.... istriku.. aku memeluk sari yang masih di tangani oleh dokter. bapak suamainya? baoak bisa bantu kami untuk menemani ibu sari selama persalinan. persalinan ibu sari sangat sulit karena dia pertama melahirkan " maaas. aldi.. bantu sari mas, bacakan surah
al -IKHLAS di kuping sari mas. lirih sari menahan kesakitannya iya sayang mas bacakan, sari yang kuat ya.. mas sayang sari.setelah ku bacakan surah al-ikhlas sari memintaku untuk mengucapkan kaliamt syahadat. aku membantunya mengucapkan kalimat syahadat, dan pada kalimat illallah dia menghembuskan nafas terakhirnya. aku hanya terjatuh dan lemah melihat semua ini orang-orang yang aku sayangi meninggalkanku di depan mataku sendiri. tangisan bayi.. ya anakku.. ternyata dia terselamatkan, dia terlahir, sekejap tangisku berhenti dan melihat anak itu, wajahnya mirip sekali dengan sari, cantik seperti ibunya, air mata terus mengalir, ku kabarkan duka cita ini pada seluruh anggota keluarga.
dan sudah kesekian kalinya aku di tinggalkan oleh orang-orang sangat ku cintai indah, istriku sari, kini kalian sudah berada di tempat yang kekal abadi, semoga kalian selalu di ridhoi, kalian akan selalu tetap di sini, dengan bayi ini aku dapat melihat kalian, pengelaman hidup dan cinta kasih yang ku dapat dari kalian kini akan aku tumpahkan pada bayi ini. meskipun kasih kalian tak sampai di dunia, namun doa'-doa' kalian di sana akan selalu kenyertai kami.
SEKIAN......

Sumpah terharu...
BalasHapusSemangat bak...
BalasHapusMungkin ini yg dirasakan sendiri...
BalasHapusMantap...
BalasHapusSemoga sukses lek...
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus😢
BalasHapusSemangat lek..
BalasHapusTeruskan karyamu sih💪
BalasHapusKirim pake jne aja. Pasti nyampe
BalasHapusMantul
BalasHapusSemangat makku buat cerpennya
BalasHapusGoodd
BalasHapusGooodddd
BalasHapus